• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 15 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Di Balik Pertemuan Pangeran Saudi dan Trump di Gedung Putih

by Saad Saefullah
10 tahun ago
in Wacana
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: The Independent

Foto: The Independent

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MENTERI Pertahanan Arab Saudi yang juga Wakil Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman menyebutkan, Donald Trump adalah “teman sejati umat muslim”. Ia mengaku tidak percaya jika kebijakan imigrasi kontroversial yang dibuat oleh Presiden AS itu adalah untuk menyerang umat Islam.

Kunjungan Pangeran Mohammed ke Amerika Serikat ini setelah dirinya ikut rombongan Raja Salman pada saat tur ke sejumlah negara Asia. Ia kemudian dijamu makan siang oleh Trump di Gedung Putih.

Menurut seorang penasihat senior Pangeran Mohammad bin Salman, pertemuan itu menandai “titik balik bersejarah” dalam hubungan kedua negara. Hal ini karena hubungan Amerika-Saudi pernah memanas pada pemerintahan Barack Obama.

Memanasnya hubungan Amerika-Arab Saudi tersebut dipicu dukungan AS atas kesepakatan nuklir Iran.

ArtikelTerkait

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Ga Bisa Baca Hadist

Gendong Ala Drakor

Disebutkan dari sebuah pernyataan, kunjungan Pangeran Mohammed ini telah menempatkan “sejumlah hal di jalur yang benar”. Ini juga menandai adanya pergeseran signifikan di sejumlah bidang seperti politik, ekonomi, dan keamanan.

“Semua ini karena pemahaman luas Presiden Trump tentang pentingnya hubungan kedua negara dan pandangannya soal berbagai masalah di kawasan,” demikian ungkap pernyataan tersebut seperti dilansir Independent, Kamis, (16/3/17).

“Arab Saudi tidak percaya bahwa larangan imigran menargetkan negara-negara muslim atau pemeluk agama Islam. Langkah ini merupakan keputusan berdaulat yang bertujuan mencegah teroris masuk ke AS,” sebut pernyataan itu.

Meminta Klarifikasi Trump Langsung

Dalam kesempatan tersebut, Pangeran Mohammed juga menyampaikan bahwa pihak intelijen Saudi menerima informasi tentang plot teror terhadap AS. Namun tidak ada penjelasan rinci soal ini.

Juru bicara pihak Saudi mengatakan, Pangeran Saudi Mohammed puas dengan sikap positif dan klarifikasi langsung dari Trump terkait posisinya terhadap Islam.

Sumber yang sama menambahkan, “Presiden Trump menunjukkan niat yang belum pernah ada sebelumnya dan serius untuk bekerja sama dengan dunia muslim demi mencapai kepentingannya. Pangeran Mohammed menilai ia adalah teman sejati umat muslim.”

Perbincangan Trump dengan Pangeran Mohammed berlangsung di Ruang Oval. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh lainnya seperti Wapres Mike Pence, penasihat senior presiden yang juga menantu Trump, Jared Kushner, kepala staf Gedung Putih Reince Priebus, dan kepala strategis Steve Bannon.

Terpisah, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menerima kunjungan Menlu Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir. Keduanya disebut membahas sejumlah isu, seperti ekonomi, perang terhadap ekstremisme, serta perang di Suriah, Yaman, Libya, dan Irak.

Pandangan yang Sama soal Iran

Saudi kali ini dengan Negeri Paman Sam memiliki pandangan sama terhadap Iran  yang dianggap sebagai sebuah ancaman. Itulah kenapa Riyadh-Washington sempat tegang di era Obama karena presiden ke-44 itu mendukung “hubungan damai” dengan Teheran melalui sebuah kesepakatan nuklir pada 2015.

Selain itu, Saudi dan Iran terlibat perang proxy di Suriah. Keduanya ada di pihak yang berbeda. Di Suriah, Arab Saudi bersama AS pro-pemberontak. Sementara Iran, mendukung pemerintahan Bashar al-Assad.

Di Yaman, Saudi mendukung pemerintahan Abd Rabbuh Mansur Hadi. Sementara Iran menyokong pemberontak Houthi.

“Pangeran Mohammed bin Salman telah menekankan betapa buruk dan berbahaya kesepakatan nuklir tersebut. Presiden (Trump) dan wakil putra mahkota berbagi pandangan yang sama tentang ekspansionis Iran di kawasan. Iran tengah mencoba untuk mendapat legitimasi di dunia Islam dengan mendukung organisasi teroris,” kata juru bicara pihak Saudi.

Adapun dalam pertemuan Trump dengan Pangeran Mohammed dibahas soal keberhasilan Saudi dalam mendirikan sistem perlindungan perbatasan antara negara itu dengan Irak yang mencegah migrasi dan penyelundupan.

Isu ini bukan tidak mungkin menarik perhatian Trump menyusul kebijakannya untuk mendirikan tembok perbatasan AS-Meksiko. []

SatuMedia

Tags: amerikaarab saudidonald trumpLaporan Khususpangeran saudi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gugurnya Pahala Kebaikan karena 2 Perkara Ini

Next Post

Kalahkan 122 Masjid, 3 Masjid di Teluk Arab Raih Penghargaan Arsitektur Terbaik

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Nggak Ada Obat, Potongan Rambut Laki-laki yang Tidak Diperbolehkan dalam Islam

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

13 Desember 2024
Damaskus

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

8 Desember 2024
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Ga Bisa Baca Hadist

10 Agustus 2024
Sikap Suami yang Harus Disyukuri Istri, , Nikah, Tips yang Harus Dikuasai Istri Agar Suami Betah di Rumah, Sifat Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Suami, Drakor, Istri

Gendong Ala Drakor

10 Agustus 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.