Pasca Pelantikan Trump, Israel banyak Hancurkan Rumah Warga Palestina

Foto: memo
0

PALESTINA—Israel dilaporkan telah meningkatkan operasi penghancuran rumah warga Palestina pasca pelantikan Presiden AS Donald Trump. Temuan ini dirilis oleh sebuah LSM Israel.

Sebanyak 40 unit rumah di Yerusalem Timur dikabarkan telah dikuasai Israel dari Januari hingga Februari 2017 ini, Memo melaporkan pada Rabu (22/2/2017).

Jumlah ini meningkat seiring pelantikan Presiden AS Donald Trump. Peningkatan upaya Israel menguasai rumah warga Palestina ini dikaitkan dengan penghapusan kebijakan pembatasan penghancuran yang telah disepakati pemerintahan mantan Presiden AS Barack Obama.

Menurut laporan, sepanjang 2016 total 203 bangunan sipil telah dihancurkan Israel di Yerusalem Timur, termasuk unit 123 perumahan, gudang, toko dan kandang ternak.

Mayoritas pemilik bangunan ini ditempatkan di kota, namun Israel tidak memberikan surat izin pembangunan sehinga warga Palestina belum memiliki persetujuan yang diperlukan.

“Pemerintah Israel tidak mengizinkan rencana pembangunan hukum yang signifikan di lingkungan Palestina. Israel juga menawarkan dengan pilihan kejam kepada warga Palestina: untuk diusir dari kota mereka atau untuk membangun tanpa izin dan mengambil risiko pembongkaran dan denda,” kata Aviv Tatarsk. []

loading...
loading...