islampos
Media islam generasi baru

Ini Janji Komisi III DPR pada Peserta Aksi 212

Foto: Merdeka
0

JAKARTA—Bambang Soesatyo, Ketua Komisi III DPR RI, berjanji akan menyampaikan aspirasi para peserta aksi 212 kepada pemerintah melalui pimpinan DPR.

“Aspirasi akan kami sampaikan kepada pemerintah melalui pimpinan DPR,” kata Bambang Soesatyo dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan perwakilan peserta aksi di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, lansir Republika, Selasa (21/2/2017).

Komisi III DPR RI menurut Bambang menerima empat tuntutan para peserta aksi, yaitu menonaktifkan kepala daerah berstatus terdakwa, hentikan kriminalisasi terhadap para ulama, tidak ada mahasiswa yang ditahan, dan penegakan hukum secara konsisten.

Menurut Bambang mengenai poin kedua hingga keempat, Komisi III DPR RI akan menyampaikan kepada Kapolri saat Rapat Kerja di Komisi III DPR yang dijadwalkan pada Rabu (22/2/2017) mendatang.

“Poin kedua hingga keempat akan kami sampaikan terkait apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Muhammad al-Khaththath, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), dalam RDPU itu mengatakan, peserta aksi hanya ingin UU dilaksanakan. Sebab, dalam UU Pemda menyebutkan bahwa kepala daerah berstatus terdakwa harus diberhentikan.

Kedua, meminta agar Komisi III DPR memperjuangkan agar para ulama tidak dikriminalisasi pascaaksi damai pada bulan Desember 2016 dan Januari 2017.

“Ketiga, tidak ada mahasiswa yang ditahan dan keempat penegakkan hukum secara konsisten,” katanya.

Seperti diketahui ribuan peserta aksi 212 memenuhi Jalan Gatot Subroto, tepat di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (21/2/2017).  Peserta aksi menuntut agar pemerintah menjalankan UU terutama UU Pemda terkait kepala daerah berstatus terdakwa. []

loading...
loading...