• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 15 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Syi'ar Motivasi

Orang Besar

Oleh Mila
8 tahun lalu
in Motivasi
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Foto: Pinterest

Foto: Pinterest

1
BAGIKAN

SIAPA berani menerima tantangan? Kali ini bukan melawan ketakutan (Fear Factor) karena melakukan perbuatan mengerikan atau menjijikkan. Bukan pula menebak kuis gampang-gampang susah tapi berhadiah jutaan rupiah, atau melakukan pekerjaan naif yang ternyata memiliki arti kemanusiaan amat besar.

Tes uji ini akan menentukan kepribadian kita, tidak hanya nyali semata. Bagi Anda yang punya anak atau adik di Sekolah Dasar (SD), coba tanya: “Beranikah engkau pindah sekolah di sebuah desa terpencil, tinggal bersama kakek dan nenek di kaki gunung Merapi (Jawa Tengah) atau di pinggir hutan lebat Leuser (Aceh)?”.

Lalu, kepada anak Anda lainnya yang duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), coba tanyakan pula: “Kalau kamu, siapkah kamu berjualan pisang goreng dan bolu kukus bikinan Ummi di sekolah? Sebagian keuntungannya nanti menjadi bagian kamu untuk membeli buku cerita, sepatu, atau kamu masukkan tabungan.”

Apapun jawaban anak Anda di SD dan SMP, tak boleh asbun (asal bunyi), “Saya berani, saya siap, gue sanggup!” Sebab, jawaban itu dan praktiknya dalam kehidupan nyata sangat menentukan kualitas kepribadian masing-masing. Dari jawaban dan kesanggupan itu, kamu dapat membayangkan, siapakah di antara kalian bertiga yang akan menjadi: ORANG BESAR (great person) yang akan menentukan sejarah dunia.

ArtikelTerkait

10 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

Kuisioner: Seberapa Bugar Tubuh Anda

10 Pilih Mana Dulu?

KUIS: Apakah Saya Orang Overthinking?

Supaya komplit, kepada anak Anda kamu yang sedang kuliah di Perguruan Tinggi (PT) seharusnya juga ditanyakan: “Kapan kakak bertekad menyelesaikan studi dan kemudian menikah? Apa siap, jika memasuki suasana hidup baru pada usia paling telat 25 tahun?” Dengan catatan, pada batas itu normalnya kuliah jenjang sarjana sudah kelar, dan bisa cari pekerjaan layak.

Lihat reaksinya, apa anak Anda terlihat ngeper, lalu berdalih sambil melengos: “Mau apa sih tanya-tanya soal itu?” Lho, kalau sudah merasa jadi anak besar, jawab dong, dan buktikan. Jadikan jawaban lisan mereka sebagai penegasan saja dari tindakan yang sudah mereka ambil. “My answer is just BOTTOM LINE of action”.

Sebenarnya tanpa ditanya orang lain, kita sendiri perlu menuliskan pertanyaan dan jawaban masing-masing sejak sekarang. Itulah makna dari perencanaan hidup (life planning) yang berkualitas. Kita bisa belajar dari garis hidup orang-orang besar demi mengukir dan mencapai “kebesaran dan keunggulan” kita sendiri. Misalnya, sejarah sang pemikir (Al Farabi atau Ibnu Khaldun yang merumuskan dasar ilmu politik dan sosiologi), sang petualang (Ibnu Bathutah dan Al Idrisi yang menulis manuskrip bangsa-bangsa dan merancang peta dunia), sang penemu (Al Khwarizmi yang memperkenalkan angka nol), atau sang penakluk (Umar bin Khathab dan Shalahuddin al Ayyubi yang pernah membebaskan tanah Palestina).

Atau, bisa juga belajar dari sejarah orang biasa (ordinary people), semisal Nasruddin Hoja (sufi dari Turki) dan Abu Nuwas (penyair satiris dari negeri “1001 malam” Irak). Petuah dan hikmah yang mereka wariskan menjadi cermin kearifan dan kebersahajaan. “Kebesaran dan kemuliaan” ternyata tidak ditentukan banyaknya harta atau tingginya kedudukan, melainkan kecerdikan dan kebijakan dalam menjawab teka-teki hidup yang penuh misteri.

Pertanyaan yang diajukan kepada Anda serta anak-anak, atau adik-adik Anda tadi adalah garis hidup (milestone) yang telah dilalui seorang MANUSIA BESAR bernama Muhammad Saw. Dia dilahirkan dalam keadaan yatim, karena ayahnya (Abdullah) meninggal, saat Muhammad dalam kandungan ibunya, Aminah. Lalu, pada saat Muhammad menjelang usia SD, ibunya juga pergi ke rahmatullah. Sehingga, dia diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib. Bahkan, Muhammad sempat dititipkan kepada pengasuh, Halimah as Sa’diyah, di dusun Arab pedalaman (Badui).

Pada usia SMP, Muhammad dididik berwirausaha oleh pamannya, Abu Thalib, hingga berdagang ke negeri Syam (Suriah). Pada usia SMA, Muhammad telah mengelola usaha dagangnya sendiri, bekerjasama dengan beragam pengusaha besar. Pada usia PT, Muhammad dinobatkan sebagai pemuda yang paling dapat dipercaya. Ia menyabet gelar “Al Amin” lewat berbagai momen ujian dan audisi sosial-politik, salah satunya peletakan kembali Hajar Aswad (batu hitam) di sisi Ka’bah.

Pada usia 25 tahun, Muhammad melamar Khadijah binti Khuwailid, seorang konglomerat perempuan di zaman itu. Lima belas tahun setelah pernikahannya, Muhammad Saw dilantik sebagai Nabi yang terakhir (Khatam an Nabiyin) oleh Sang Mahapenyusun skenario kehidupan. Muhammad telah melampaui fear factor paling asasi: siapkah kita menjadi hamba Allah yang paling bertaqwa demi mencapai maqaman mahmudan (kedudukan mulia)? Soal ini hanya mungkin dijawab orang besar. []

Tags: nabi muhammadorang besar
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Laporan Perpekan IslamposAid Renovasi Masjid

Next Post

22 Maret 1935; Negara “Persia” Ganti Nama Menjadi “Iran”

Mila

Mila

Terkait Posts

Korea Selatan, Rahasia

10 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

6 Juli 2025
Arti mimpi gigi copot, sendi manusia, Kesalahan Sebelum Menikah, keutamaan bersabar, , Doa Ketika Dipuji Orang Lain, Ciri Orang yang Ikhlas, Jenis Kesabaran, kuisioner

Kuisioner: Seberapa Bugar Tubuh Anda

26 Juni 2025
Ilmu, Ilahi Rabbi, sabar, manusia hebat, tingkatan sabar, Hal yang Harus Dihindari saat Hadapi Masalah, Kelelahan yang Disukai oleh Allah SWT, Cinta yang Harus Dihindari oleh Seorang Muslim, Cara Atasi Nafsu Syahwat, Niat, ujian hidup, Amalan yang Tak Terputus, Letak Kebahagiaan, Sabar, Cara Sehat ala Rasulullah, musibah, Orang Baik,Renungan Akhir Tahun, Obat Penyakit Hati, Cara Kendalikan Nafsu Syahwat, Sabar, pertanyaan dengan jawaban tidak terduga, Pertanyaan,, Pengetahuan Islami, pilih

10 Pilih Mana Dulu?

16 Juni 2025
Perilaku Aneh, Overthinking

KUIS: Apakah Saya Orang Overthinking?

29 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 orang besar, nabi muhammad

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Hadist tentang Muamalah

Oleh Sufyan Jawas
25 Oktober 2021
0
Hadist tentang muamalah

Dikutip dari halaman Swm, berikut hadist-hadist tentang muamalah.

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.