ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Rekaman Dialog Paling Mulia

Foto: Twitter
0

Apa yang kiranya kata-kata yang keluar dari mulut Anda jika ditakdirkan bertemu langsung dengan artis idola? Perasaan bahagia luar biasa tak terucapkan oleh kata-kata pastinya, ya. Bisa saja speechless atau sebaliknya, berteriak tidak karuan.

Jika bertemu idola saja bahagia banget rasanya, bagaiman kalau bertemu langsung dengan Allah, ya? Pernahkan Anda berpikir demikian atau malah tidak pernah terlintas dipikiran?

Padahal, ada satu amalan yang selalu kita lakukan setiap hari, bahkan berulang-ulang. Di dalamnya, ada suatu dialog indah yang direkamkan kepada kita. Sebuah dialog yang mengabadikan pertemuan antara Allah dengan manusia pilihannya yaitu Nabi Muhammad SAW.

Betapa indah dan luar biasa dahsyatnya moment pertemuan itu.

“Semua ucapan penghormatan, pengagungan dan pujian hanyalah milik ALLAH,” ucap Rasul dihadapan Allah.

Kemudian Allah SWT menjawab sapaannya, “Segala pemeliharaan dan pertolongan ALLAH untukmu wahai Nabi, begitu pula rahmat ALLAH dan segala karunia-Nya.”

Duh, manusia mana yang tidak tergetar haru dan bahagia mendengar sapaan dan do’a dari Rabb-nya. Demikian juga Rasul. Namun, ia tidak merasa jumawa atau berbesar diri. Inilah ucapan beliau selanjutnya, “Semoga perlindungan dan pemeliharaan diberikan kepada kami dan semua hamba ALLAH yg shalih.”

Rasulullah SAW tidak pernah melupakan umatnya bahkan di hadapan Allah, beliau pun mendo’akan umatnya.

Peristiwa itu membuat malaikat yang menyaksikannya dari luar sidratul muntaha tergetar dan terkagum-kagum menyadari betapa dahsyat Rahman dan Rahimnya Allah SWT, betapa mulianya Muhammad SAW.

Kemudian para malaikat pun mengucap dengan penuh keyakinan :

“Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain ALLAH dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul Allah.”

Percakapan mulia antara Rabb dan hamba-Nya, Sang Pencipta dan ciptaan-Nya itu kita baca berulang-ulang dalam tahiyat awal dan tahiyat akhir sholat yang kemudian diikuti dengan shalawat kepada Nabi sebagai sanjungan seorang individu yang mulia dan menyayangi umatnya.

Umat Islam senantiasa membacanya dalam sholat. Alangkah indahnya sholat.[]

Sumber : Kitab Qissotul Mi’raj.

loading...
loading...