• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 5 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Wacana

Ayah Muslim Abdul Mumin, Terima Kasih Atas Teladanmu di Zaman Ini

Oleh Saad Saefullah
8 tahun lalu
in Wacana
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Foto: YouTube

Foto: YouTube

0
BAGIKAN

Oleh: Raidah Athirah
Kontributor Islampos, Penulis, Tinggal di Polandia

AIR mata saya tumpah. Ini video yang menjadi saksi betapa sosok-sosok itu tidak hilang walau fitnah telah menghantam Muslim bertubi-tubi di zaman ini.

Ini ayah kita, Abdul Mumin Jitmoud Sombat yang memberikan teladan tentang bagaimana seharusnya rasa maaf karena Allah, Tuhan yang kita sembah adalah Al-Ghaffaar, Yang Maha Pengampun.

Bukankah bagi seorang ayah, kehilangan putra tersayang bagai kehilangan semangat dan setengah nyawa?

ArtikelTerkait

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Ga Bisa Baca Hadist

Gendong Ala Drakor

Setiap ayah pasti marah dan tidak terima bagaimana ananda tercinta meninggal karena dibunuh. Ayah ini, Abdul Mumin justru memperlihatkan kebesaran hati yang luar biasa. Beliau memaafkan pembunuh putranya.

Apakah ini tak cukup membuktikan bahwa teladan dari orang-orang Islam yang menjalankan ajaran agama yang mulia ini selalu ada?

Bukan saja mata semua orang yang hadir dalam persidangan itu yang menjadi sembab karena menangis akan tetapi saya dan Muslim yang berada di negeri yang kini dikelilingi fitnah merasakan kasih sayang yang tulus ini dengan hanya menonton persidangan melalui rekaman video.

Betapa berjiwa besar, seorang ayah yang anaknya menjadi korban pembunuhan, dengan ikhlas serta kasih sayang memberikan pernyataan memaafkan sang pembunuh, Trey Alexander Relford.

Pemuda itu sendiri telah dijatuhi hukuman 31 tahun atas pembunuhan Salahuddin Jitmoud, putra ayah kita , Abdul Mumin.

Putra beliau bekerja sebagai sopir pengiriman pizza,  sampai pada tahun 2015 saat peristiwa perampokan dan pembunuhan itu datang sebagai jalan kematiannya.

Bapak kita ini, Abdul Mumin juga merupakan kepala sekolah Islam di tempat tinggal. Beliau dipanggil untuk menjadi saksi di kota Kentucky Amerika Serikat untuk memberikan pernyataan atas nama korban,putranya yang dibunuh sebelum tersangka Relford dijatuhi hukuman.

Inilah teladan yang sesungguhnya bahwa Allah, Tuhan Semesta Alam adalah Maha Pengampun.

Dalam ruangan, pernyataan dari lisan yang tulus menggetarkan hati yang mendengar.  Tak cukup hanya itu,pembunuh putranya dipanggil dengan sebutan, “Anakku, keponakanku”.

Dengarlah, wahai saudaraku!

Suara ayah kita, Abdul-Mumin Sombat Jitmoud: “Anakku, keponakanku, aku memaafkanmu atas nama Salahuddin dan ibundanya.”

Ya Rabb… Engkau Maha Rahman dan Rahim.

“Saya tidak menyalahkanmu atas kejahatan yang telah kaulakukan, saya tidak marah kepadamu telah menjadi bagian dari yang menyakiti putraku.”

Betapa ikhlas beliau menerima ketentuan kematian putranya. Bukankah ini sesungguhnya teladan?

“Saya marah pada Iblis, saya salahkan Iblis, yang menyesatkan kamu dan membuat kamu melakukan kejahatan mengerikan ini.”

Ya. Iblis ingin kita kalah. Iblis ingin kita merugi. Iblis ingin hidup ini dipenuhi kejahatan dan kebencian. Meskipun demikian janji Allah adalah benar bahwa orang-orang yang ikhlas dan hatinya selalu mengingatNya akan senantiasa terjaga.

“Iblis berkata: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka’.  Allah berfirman: ‘Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat’.” (QS. Al Hijr : 39 – 42)

***

Fitnah telah mencengkram semua sisi hidup tak terkecuali orang-orang Islam yang hidup merantau di luar tanah mereka.

Sudah tak terhitung betapa fitnah ini membunuh orang-orang yang tak berdosa.

Fitnah menyebut bahwa ajaran Islam mengajarkan kebencian dan tindakan teror terhadap orang di luar Islam.

Tidak!
Tidak!
Tidak!

Ajaran Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Orang-orang yang menamai diri mereka Muslim tapi tak mencerminkan ajaran yang mulia tak sepatutnya diambil sebagai teladan. Biarlah sudah kedengkian orang yang tak mengenal Islam menghinakan agama ini.

Tapi sekali lagi, ingatlah ini! Kemuliaan ini tidak akan sirna. Cahayanya senantiasa terang -benderang karena begilah janji Allah adanya.

Sekalipun tipuan zaman telah melenakan, hati yang diberi petunjuk itu akan senantiasa berdiri teguh di jalanNya.

Inilah teladan zaman. Teladan yang nyata dari ayah Muslim di zaman ini. Pandanglah ketulusannya. Di tengah kehilangan, keikhlasan itu nyata. Ayah Muslim ini membuktikannya. Bukan sekadar dalam dinding -dinding Facebook melainkan hari ini kita menjadi saksi tentang sifat memaafkan. Tak adakah hati yang tersentuh?

Dengarkan lagi suara Ayah Muslim ini: “Saya sungguh merasa iba pada orangtua kamu, mereka membesarkan kamu dan ingin kamu menjadi sukses. Kesuksesan kamu adalah kesuksesan mereka, kebahagiaan kamu adalah kebahagiaan mereka.”

“Sekarang mereka harus menangis akibat kejahatan mengerikan (pembunuhan) yang telah kamu lakukan.”

“Pemaafan dan pengampunan adalah hadiah terbesar dalam Islam. Saya harus mengeluarkan semua perasaan saya untuk memaafkan orang yang telah menjahati keluarga saya.”

Sang ayah Muslim lalu memeluk Reyfold, pemuda yang telah mengaku bersalah atas kejahatan pembunuhan putranya.

Saudaraku…,

Bila kita tak mampu menjadi duta dan pahlawan Islam,jangan biarkan lisan dan laku menjadi bagian orang -orang dengki menghinakan ajaran agama yang penuh kasih sayang ini!

Polandia, 10 November 2017

Note : saya pribadi sedang dalam masa menunggu terhubung di Facebook dengan beliau .Semoga beliau berkenan menerima pertemanan dari putri muslimnya ini.Amin

Tags: Abdul Mumin Jitmoud SombatCatatan dari PolandTrey Alexander Relford.
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hasil Survei Indocon: Ridwan Kamil Masih Unggul Dibanding Dua Kandidat Lainnya

Next Post

Perlu Diingat, Ini 6 Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Terkait Posts

Nggak Ada Obat, Potongan Rambut Laki-laki yang Tidak Diperbolehkan dalam Islam

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

13 Desember 2024
Damaskus

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

8 Desember 2024
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Ga Bisa Baca Hadist

10 Agustus 2024
Sikap Suami yang Harus Disyukuri Istri, , Nikah, Tips yang Harus Dikuasai Istri Agar Suami Betah di Rumah, Sifat Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Suami, Drakor, Istri

Gendong Ala Drakor

10 Agustus 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

10 Perilaku Aneh di Akhir Zaman yang Sudah Disebutkan Nabi Muhammad

Oleh Dini Koswarini
25 Juni 2025
0
Durasi Jalan Kaki, Pergaulan Bebas, Akhir Zaman

Di antara tanda-tanda akhir zaman yang disampaikan Rasulullah ﷺ adalah munculnya berbagai perilaku aneh dan menyimpang dari fitrah manusia.

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.