ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

5 Amalan Ini Bisa Ringankan Siksaan bagi Mayit

Foto: dream
0

SELAMA manusia hidup, ia diberi kesempatan untuk melakukan perbuatan baik dan amal-amal yang shaleh. Namun tak dapat dipungkiri setan berada dimana-mana dan selalu berusaha untuk membujuk manusia pada hal yang sesat. Dan bagi manusia yang tidak kuat agamanya maka pasti akan mudah terbujuk dengan rayuan setan yang terkutuk. Dan akhirnya setelah ia meninggal ia masuk ke dalam neraka Jahannam menemani setan disana. Oleh karena itu, untuk meringankan siksaan si mayit, sebagai yang masih hidup, kita bisa membantunya dengan melakukan amalan-amalan shaleh. Berikut akan dipaparkan penjelasannya menurut Ibnu Taimiyah, yaitu:

a. Doa
Hal ini berdasarkan QS. Al-Hasyr: 10,
“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: ‘Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang’.”

b. Melakukan tilawah Al-Qur’an

c. Shadaqah
Aisyah RA meriwayatkan, sesungguhnya laki-laki datang kepada Nabi SAW, kemudian ia berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal secara tiba-tiba, dan dia tidak berwasiat apapun, dan aku berprasangka kalau dia berwasiat maka dia akan bershodaqah. Apakah bagi ibuku mendapatkan pahala apabila aku bershodaqoh untuknya?” Nabi menjawab, ”Ya,” (HR. Muslim).

d. Haji
Abi Rozin al-‘Uqail RA meriwayatkan, bahwa beliau mendatangi Nabi SAW, kemudian bertanya, “Ya Rasullah sesungguhnya bapakku tua renta tidak mampu melakukan haji dan umrah serta tidak mampu bepergian,” Nabi bersabda, “Berhajilah untuk bapakmu dan umrahlah,” (HR. Turmudzi).

e. Puasa
Dari Ibnu Abbas RA berkata, datang seorang laki-laki kepada Nabi SAW kemudian berkata, “Wahai Rasulullah sesungguhnya ibuku telah meninggal dan ia masih menyisakan puasa ramadhan, apakah aku meng-qadhai untuknya?” Nabi SAW berkata, “Ya” kemudian beliau bersabda “Sesungguhnya hutang kepada Allah itu lebih berhak untuk ditunaikan.”

Dengan mengetahui amalan yang dapat kita lakukan untuk menolong mayit, setidaknya kita telah meringankan sedikitnya siksa yang akan mereka terima. Apa salahnya kita sesama muslim saling membantu satu sama lain dalam keadaan susah. Bagaimana pun juga mereka tetap saudara kita, karena kita semua satu keturunan yakni dari Nabi Adam dan Hawa.

Sumber: Misteri Malam Pertama di Alam Kubur/Jubair Tablig Syahid/Cable Book/Juni 2012.

loading...
loading...