• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 5 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Kolom

Anak Sinetron

Oleh Saad Saefullah
8 tahun lalu
in Kolom
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Akibat Nonton Film Porno, Cara Menghindari Nonton Film Porno

Foto: ABC News - Go.com

272
BAGIKAN

Oleh: Suminar Widyawati, suminarwidyawati@yahoo.com

MULANYA saya tidak begitu percaya ketika teman saya bercerita tentang anaknya. Dia mengisahkan bahwa suatu hari ketika menjemput anak laki-lakinya di sekolah, tiba-tiba ada seorang anak perempuan yang datang. Yang membuatnya kaget adalah ketika anak perempuan itu melabrak anaknya dengan bertanya,”sebenarnya kamu masih cinta sama aku ga sih, koq kamu malah deketan sama si anu (menyebut nama temannya )?”. Teman saya mengaku sangat kaget menyaksikan tingkah anak-anak yang masih duduk di bangku kelas lima SD itu. Begitupun dengan saya, saya pikir mungkin teman saya itu terlalu melebihkan ceritanya. Seperti cerita sinetron saja.

Sampai akhirnya saya mengalami kekagetan yang sama secara langsung. Sore itu, beberapa anak berkumpul di rumah saya, mengobrol. Sebagian dari mereka sedang menggoda salah seorang anak. Ternyata anak itu diminta “ketemuan” oleh teman laki-lakinya di sustu tempat. Teman laki-lakinya itu akan memberi kado ulang tahun sebagai tanda rasa ketertarikannya pada si anak perempuan itu dan ia mau jadi pacarnya. Ketika saya tanya apakah dia akan memenuhi permintaan teman laki-lakinya, anak kelas empat SD itu hanya tersenyum malu. Duh, seperti cerita sinetron saja.

Namun sayangnya cerita anak-anak tadi bukanlah cerita sinetron. Itu adalah kenyataan yang ada di sekitar saya. Sebuah kenyataan yang kemudian membuat saya khawatir. Masih normalkah kehidupan anak-anak di zaman ini?

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Sampai saat ini, televisi masih punya daya pikat luar biasa. Bukan hanya untuk anak-anak, juga masyarakat pada umumnya. Di zaman ini setiap orang dari berbagai kalangan hampir bisa dipastikan memiliki televisi. Begitu kuatnya ketertarikan orang pada benda ini. Hal ini dikarenakan televisi adalah hiburan yang bisa dengan mudah dinikmati kapan saja.

Sayangnya ketertarikan masyarakat tidak diimbangi dengan tanggung jawab pihak industri pertelevisian. Karena memang industri adalah bisnis maka harus melihat kecenderungan masyarakat. Ketika masyarakat cenderung menyukai sineron maka lihat saja hampir semua televisi swasta menayangkan acara sinetron. Acaranyapun hampir penuh, dari mulai shubuh sampai tengah malam. Sedangkan acara yang diperuntukan bagi anak-anak sangatlah sedikit, bahkan bisa dihitung dengan jari. Dari yang sedikit itupun hanya beberapa saja yang benar-benar bermutu.

Maka Jika tingkah dan kisah anak-anak diatas mirip lakon sinetron, bisa jadi karena keseharian mereka memang lebih dekat dan banyak diisi dengan sinetron. Sedangkan sinetron pasti menyuguhkan kisah cinta mengharu biru yang menemui banyak rintangan sampai akhirnya ‘happy ending’. Maka wajarlah jika anak-anak kita yang seharusnya bertingkah polos menjadi lebih dewasa dan fasih mengucapkan kata-kata cinta. Bisa jadi merekapun lebih banyak hidup dalam angan-angan.

Kita tak bisa berharap pada industri televisi untuk lebih peduli akan masalah ini. Tindakan cepat dan tepat harus segera kita ambil. Anak-anak pasti mencontoh kebiasaan orang tua, ketika kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk menonton, demikian pula anak. Mulailah dengan membatasi diri dan keluarga untuk menghidupkan televisi. Jikapun hendak menonton, tontonlah acara yang bisa dinikmati dan aman untuk semua.

Menghabiskan waktu untuk bermain bersama anak akan lebih bermanfaat. Dan yang harus kita yakini, manfaatnya bukan hanya untuk hari ini saja, tapi untuk masa depan anak-anak kita. Agar merek tidak menjadi anak-anak yang dibesarkan dan dididik oleh cerita sinetron.

Tentu saja ini adalah kerja keras yang memerlukan usaha sungguh-sungguh. Terutama bagi orang tua yang kadung terbiasa bebas menonton acara televisi. Namun saya berharap tidak lagi menemui anak-anak yang brtingkah bak pemain sinetron walau nampaknya harapan saya itu akan susah terwujud. Karena, seperti di suatu sore yang lain saya menemukan lagi kekagetan berulang yang sama. Ketika itu sekelompok anak-yang saya tahu mereka berusia sekitar delapan than- sedang mengobrol seru, bahkan setengah berdebat. Ketika saya mendakati mereka terdengarlah dialog yang membuat saya terbengong,

‘Iiih sebel deh aku sama si Aryo!’

‘Memangnya kenapa?’

‘Bukannya pengecut, dia kan takut sama romo.’

‘Ya ga bisa gitu lah, kalau dia cinta sama inayah ya temui aja lagi!’

???? Duh! []

 

Tags: Anakkolom ummiSinetron
Share272SendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Di Balik Berkahnya Hujan

Next Post

Film ‘Aku adalah Kau yang Lain’ Belum Lulus Sensor LSF

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Terkait Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

10 Perilaku Aneh di Akhir Zaman yang Sudah Disebutkan Nabi Muhammad

Oleh Dini Koswarini
25 Juni 2025
0
Durasi Jalan Kaki, Pergaulan Bebas, Akhir Zaman

Di antara tanda-tanda akhir zaman yang disampaikan Rasulullah ﷺ adalah munculnya berbagai perilaku aneh dan menyimpang dari fitrah manusia.

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.