islampos
Media islam generasi baru

Klaim Kebenaran, Milik Siapa?

Klaim Kebenaran

Foto: Recommended keywords, Popular Keywords
0

Oleh: Ade Mulyadi
ade.mechatronic@gmail.com

Mari kita awali tulisan ini dengan suatu hadist yang menjelaskan bahwa kelak umat Islam akan terpecah-pecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Tujuh puluh dua golongan akan masuk ke dalam neraka dan hanya satu golongan yang selamat, yaitu al jamaah.

Kalau kita cermati kondisi umat Islam sekarang sepertinya sangat cocok dengan penggambaran hadist tersebut. Ada banyak sekali golongan maupun firqah. Satu dengan yang lain memiliki perbedaan. Dari yang bersifat furu sampai yang bersifat ushul. Dan tidak bisa dipungkiri akhirnya pun menimbulkan gesekan satu dengan yang lain.

Terakhir gesekan terjadi antara GP anshar dan HTI. Kajian Ust. Felix Shiaw tiba-tiba dilarang dan diberhentikan secara paksa oleh sekelompok massa yang mengklaim dari GP Anshar. Bukan hanya itu kawan-kawan, gesekan lain yang berbentuk saling sindir pun (mudah-mudahan tak saling menjatuhkan ya) sebenarnya sudah lama banyak terjadi.

Fenomena lain yang muncul dari keberagaman ini adalah klaim kebenaran. Menjadi umat Islam memang harus eksklusif. Setiap muslim wajib menganggap bahwa agamanya merupakan agama terbaik dan diridhoi allah.

Namun apa yang terjadi ketika eksklusivitas diterapkan pada golongan ya? Apa yang terjadi jika berbagai macam golongan yang ada masing-masing meng klaim bahwa golongannya yang terbaik?

Dalam konteks ini eksklusivitas sudah masuk ke ranah yang lebih spesifik yaitu dalam tataran kelompok. Menurut saya, bagian ini yang paling ekstrem dalam fenomena keberagaman kelompok-kelompok Islam.

Kelompok yang merasa paling benar biasanya memperlakukan kelompok lain dengan tidak adil. Salah satunya ketika melaksanakan shalat. Biasanya mereka tidak mau berjamaah dengan orang lain di luar kelompoknya karena haram hukumnya menjadi makmum bersama orang lain.

Tugas dakwah adalah milik kita semua sebagai umat Islam. Bukan hanya milik segelintir orang yang mengkalim paling pantas mengembannya.

Alangkah indahnya jika sesama kelompok saling menolong dalam kebaikan dan saling menasihati dalam kesabaran. Tidak saling menjatuhkan. Mudah-mudahan kita semua mengambil bagian dalam proses menegakkan kalimah Allah di muka bumi ini. []

Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak 2 halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. 

loading...
loading...