ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Besok, Para Narapidana di Lapas se Indonesia akan Lantunkan Alquran Serentak

0

Advertisements

JAKARTA—  Lantunan Alquran akan menggema di seluruh  lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan)Indonesia dengan melibatkan para narapidana (napi).

Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama Nusantara Mengaji bekerja sama dengan Direktorat Jenderal  Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkumham RI ini akan berlangsung serentak pada Kamis (20/4/2017) Besok pukul 09.00 WIB.

Menurut Sekretaris Dirjen Pas Kemenkumham, Sri Puguh Utami, acara seperti ini belum pernah diselenggarakan sebelumnya. “Ini adalah terobosan baru,” kata dia dalam keterengan persnya kepada Republika.co.id di Jakarta, Selasa (18/4/2017) seperti dikutip dari republika

Dia mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengajak para napi menghayati kitab suci mereka, sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memahami peran manusia sebagai pemimpin dan hamba Allah SWT yang mempunyai kewajiban menaati peraturan yang berlaku.

Selain itu, menurut Utami, ada beberapa napi yang belum bisa membaca kitab suci mereka. Untuk itu kegiatan membaca Alquran ini penting untuk  melatih mereka belajar melantunkan Alquran.

Related Posts
1 of 11

Sejumlah tokoh diagendakan hadir dalam kegiatan ini akan dipusatkan di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ini.

Di antaranya Inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly, Menteristekdikti M Nasir, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Rektor UIN Jakarta, Dede Rosyada, Kornas Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid, mantan menteri Perindustrian, Saleh Husin, dan anggota DPR RI, Abdul Kadir Karding.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid mengatakan napi perlu diajak mengaji bersama agar mental dan spiritual mereka semakin baik dan kuat, sehingga dapat meminimalisir pelanggaran-pelanggaran

Membaca Alquran, imbuh Jazilul, juga dapat mendatangkan ketenangan bagi napi, dengan demikian akan mengurangi stres dan tekanan yang dihadapi dalam tahanan.

Dia menjelaskan, khataman serentak ini dilakukan selama dua jam saja. Seperti lazimnya dilakukan Nusantara Mengaji, para peserta sebelumnya sudah diberi bagian bacaan masing-masing.

Bagi napi yang belum bisa membaca Alquran, tutur dia, mereka hanya membaca lima halaman saja, namun bagi napi yang sudah bisa membaca, maka ia membaca satu juz Alquran. Dengan demikian, diperlukan waktu tidak lebih dari dua jam untuk khatam bersama-sama. []

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline