ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

2 Kadernya Disebut Setnov dalam Persidangan, Ini Tanggapan PDIP

0

Advertisements

JAKARTA—Terkait disebutnya 2 kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) oleh Setya Novanto dalam persidangan kasus E-KTP ditanggapi Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. Andreas menilai bahwa proses penyebutan dua nama itu hanya dijadikan panggung oleh KPK.

“Artinya, KPK ini kan selalu melihat proses dijadikan panggung kan. Panggung yang mempunyai wilayah hukum dan kemudian mempunyai dampak implikasi politiknya,” kata Andreas, pada Kamis, (22/03/2018) kemarin.

Dia menilai dalam proses penyebutan kedua nama itu memiliki kesan seakan menjadi hal yang luar biasa dan KPK kini hanya disibukkan dengan urusan penyebutan nama-nama saja.

“Besok kalau sebut ini (nama) jadi berita, kalau sebut ini jadi berita. Sementara yang jelas-jelas, yang sampai di ujung, enggak diselesaikan. Jadi kita disibukkan dengan peristiwa-peristiwa yang ada di permukaan saja,” ujar Andreas.

Related Posts
1 of 14

Kemudian, Andreasmenyebut kasus-kasus korupsi yang sudah di ujung justru tak selesai. Belum rampungnya hal ini seperti terkesan ‘mengambang’ begitu saja. Akibatnya, tunggakan perkara menjadi banyak sekali.

“Selama ini kita bela-bela KPK, tapi kemudian jadi panggung berita yang kasihan orang-orang itu ya kan. Saya tahu benar bagaimana permainan mereka (KPK) dengan media,” pungkasnya.

Sebelumnya, terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, menyebut sejumlah politikus partai yang duduk di DPR ikut kebagian uang proyek e-KTP. beberapa politikus tersebut seperti Chairuman Harahap (F-Golkar), Melchias Markus Mekeng (F-Golkar), Tamsil Linrung (F-PKS), Olly Dondokambey (F-PDIP), Puan Maharani dan Pramono Anung (F-PDIP). []

 

SUMBER: VIVA.CO.ID

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline