ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

2 Dosa Kecil Ini Bikin Azab Kubur Semakin Pedih

Foto: buildingblog
0

‘Sehari sehelai benang lama-lama menjadi selembar kain.’ Peribahasa ini mengajarkan bahwa tak ada hal-hal kecil jika itu dilakukan terus-menerus. Begitupun dengan dosa yang tak akan lepas dari diri manusia.

Dalam sebuah riwayat dikisahkan Rasulullah SAW dan shahabatnya pernah melewati sebuah kuburan dan mendengar siksa kubur yang amat pedih di dalamnya.

“Keduanya disiksa, dan tidaklah keduanya disiksa karena dosa besar.” Lalu Beliau SAW melanjutkan ‘Benar, sebenarnya itu dosa besar, salah satunya disiksa karena tidak menjaga diri saat buang air kecil dan yang satu lagi disiksa karena namimah (mengadu domba),” (HR. Bukhari).

Ketika menjelaskan hadits ini dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqalani menjelaskan bahwa hadits tersebut maksudnya adalah dua dosa itu menurut mereka (orang yang disiksa kubur tersebut) bukanlah dosa besar. Dosa itu dianggap kecil dan diremehkan. Padahal sebenarnya dosa itu besar dalam pandangan Allah SWT.

Dua dosa yang dianggap remeh tapi mendatangkan siksa kubur yang pedih itu adalah tidak menjaga diri dari air kencing dan namimah (mengadu domba).

Dosa pertama yaitu tak menjaga air kencing. Pendapat para ulama yang paling kuat adalah tidak menjaga diri dan pakaian pada saat buang air kecil sehingga terciprat najis. Akibatnya, tubuh atau pakaiannya terkena najis dan menjadikan shalatnya tidak sah. Sebab di antara syarat sah shalat adalah suci badan, pakaian dan tempat shalat dari najis.

Dosa kedua adalah namimah. Mengadu domba antar dua orang atau pihak agar bermusuhan. Di zaman sekarang, hal ini juga sering dianggap remeh. Sebagai contoh karena alasan karir, dua orang difitnah hingga bermusuhan. Karena alasan bisnis, dua pesaing dibuat agar saling membenci.

Apalagi di era media sosial seperti saat ini, namimah makin dianggap remeh. Padahal di sisi Allah SWT, namimah merupakan dosa besar yang mengakibatkan pelakunya mendapat siksa pedih di alam barzakh. Naudzubillah. []

loading...
loading...