Dunia

Tewaskan Dua Orang, Oman Jebloskan Dukun Ke Penjara

Selasa 5 Jamadilakhir 1434 / 16 April 2013 08:15

lilin dukun

PRAKTIK sihir tidak hanya marak di dalam negeri, di negara Timur Tengah pun praktik ‘setan’ ini kerap dilakukan. Seperti yang terjadi di Oman, pengadilan setempat menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara ditambah deportasi untuk seorang warga Tanzania yang terbukti menjalankan praktik sihir, kantor berita shabestan melaporkan pada Senin (15/4). Bahkan akibat ulah dukun tersebut dua warga Oman tewas dalam sebuah ritual sihir di Mabellah, 40 km sebelah utara ibu kota Muskat.

Kasus ini terjadi pada Desember 2012 lalu. Saat itu, kantor polisi al-Khodh menerima panggilan dari seorang warga yang mendengar suara-suara aneh dan teriakan keras dari kediaman tetangganya.

Menanggapi panggilan warga itu, polisi setempat langsung datang ke tempat kejadian. Di sana, polisi menemukan tujuh orang bergelimpangan tidak sadarkan diri di lantai sebuah kamar yang dipenuhi asap.

Menurut Kepolisian Kerasaan Oman, asap itu berasal dari dupa dan dedaunan beracun yang dibakar bersamaan. Asap beracun itulah yang mengakibatkan dua dari tujuh orang di ruangan itu tewas.

Dalam penggrebekan itu, polisi juga mengamankan sejumlah buku, dupa, ramuan daun, lilin, dan larutan yang biasa digunakan dalam sebuah ritual ilmu hitam. Semua benda itu akhirnya disita aparat keamanan Oman.

Salah satu tersangka, yaitu seorang warga negara Tanzania, ditangkap di lokasi kejadian dan didakwa menjalankan praktik ilmu hitam. Satu orang lainnya ditahan karena menyewakan kediamannya sebagai lokasi ritual ilmu hitam.

Dalam sidang yang digelar akhir pekan lalu, pengadilan menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara dan deportasi untuk warga Tanzania itu karena kelalaiannya yang mengakibatkan orang lain tewas. [sm/islampos/sha/km]

Redaktur: Sodikin Maulana



Peluang