Nasional

Seratus Ribu Massa Hizbut Tahrir Indonesia Tuntut Tegaknya Khilafah

mk

mk
SEKITAR 100.000 massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sejak pagi hingga siang Ahad tadi (2/6/2013) memenuhi stadion utama Gelora Bung Karno untuk mengikuti Muktamar Khilafah 2013 yang bertajuk “Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah”.




Acara yang digelar di stadion Gelora Bung Karno pagi hingga siang tadi, merupakan acara puncak dari muktamar khilafah yang telah digelar di 31 kota yang ada di seluruh Indonesia sejak bulan Mei lalu.

Menurut pantauan Islampos.com, suasana di dalam stadion jelang siang tadi penuh padat dengan para peserta yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti jalannya Muktamar Khilafah, bahkan ada peserta yang datang dari luar Jawa.

Baca Juga :





Membludaknya massa yang ingin mengikuti acara membuat sebagian peserta tidak kebagian tempat duduk, mengantisipasi hal itu pihak panitia menyediakan kursi-kursi di pinggiran lapangan stadion. Panitia muktamar juga membuat kawasan khusus bagi perempuan, sehingga peserta laki-laki dan perempuan tidak bercampur baur.

Dalam opening speechnya, juru bicara HTI Ismail Yusanto menyatakan bahwa umat harus menyadari arti pentingnya khilafah dan betapa vitalnya bagi terwujudnya kembali izzul Islam wal Muslimin. Beliau juga menegaskan umat Islam di seluruh dunia, termasuk Hizbut Tahrir, sesungguhnya tidak pernah tinggal diam, terus berjuang keras untuk tegaknya kembali payung dunia Islam.

Selain orasi dari tokoh Hizbut Tahrir lokal, acara muktamar juga diisi orasi dari para perwakilan Hizbut Tahrir dari luar negeri, seperti Inggris, Pakistan hingga Mesir.

Acara Muktamar Khilafah 2013, berakhir pada pukul 12.30 siang dan massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.(fq/islampos)



islampos mobile :

7 Comments

7 Comments

  1. salim hilali

    June 3, 2013 at 9:12 pm

    HTI akan mewujudkan khilafah dlm khayalan,kerjanya nyerobot masjid milik harakah lain. bagaimana mungkin bangun khilafah, bikin mesjid sepetak aja nggak bisa,bgaimana mo bangun khilafah

  2. Satrio

    June 7, 2013 at 8:17 am

    Setahu sy yang buat masjid hanya utk jamaahnya, bukan utk umat Islam adalah LDII & ahmadiyah

  3. bang Uddin

    June 7, 2013 at 10:45 pm

    Muktamar Khilafah 2013 Jakarta
    http://www.youtube.com/watch?v=rH9EkGKiz54

    Jualan ayat lagi…..jualan ayat lagi untuk melanggengkan kekuasaan. Masya Allah…………….

    Quote:

    Posting dimarih lagi, aaaah…………biar pada sadar………

    surah / surat : At-Taubah Ayat : 9
    isytaraw bi-aayaati allaahi tsamanan qaliilan fashadduu ‘an sabiilihi innahum saa-a maa kaanuu ya’maluuna

    9. Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu.

    Pengertian : Surat at-Taubah (9) ayat 9 ini merupakan gambaran kaum Musyrik, yang biasa menukar ayat-ayat Allah SWT dengan harga yang rendah. Mereka memutarbalikkan ayat-ayat tersebut hanya untuk mendapatkan kepentingan dunia, baik berupa kekuasaan, kepemimpinan, maupun harta dengan cara menghalangi manusia untuk beriman sehingga loyalitasnya tetap untuk mereka.

    surah / surat : Al-Baqarah Ayat : 41

    waaaminuu bimaa anzaltu mushaddiqan limaa ma’akum walaa takuunuu awwala kaafirin bihi walaa tasytaruu bi-aayaatii tsamanan qaliilan wa-iyyaaya faittaquuni

    41. Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al-Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa.

    “ Barang siapa yang belajar suatu ilmu yang seharusnya dilakukan dengan ikhlas, tetapi dia menuntutnya demi untuk mencari keuntungan dunia darinya, maka dia tidak akan bisa menyium baunya syurga pada hari kiamat “ ( HR Abu Daud no : 3664 )

    +++++++++++++++++++++++++++

    Jadi, daripada jualan ayat dan dogma dimarih yg ujung2 nya nambah dosa dlm hati karena emosi serta jadi jadi bahan tertawaan karena taklid buta berkiblat pada sesuatu yg di dalam hadits nabi telah dinyatakan sejelas2nya bahwa khilafah hanya berlangsung selama 30 tahun setelah rasulullah dan hanya akan terjadi kalo bumi ini mau kiamat dimana Imam Mahdi turun dengan tanda-tandanya yg jelas dan nyata, lebih baik ente renungin bae2 ayat yg ane kasih diatas.

    Biar ente kaga dikatain musyrik sama Al-Quran……

    Sudah pasti orang”dari PKS gan yg paling cocok..

    Teriak” khilafah,.kayak dah nemu calon nya siapa aja ,
    Benerin dulu lah itu moral orang”, baru teriak”khilafah,.

    Kl teriak” skarang sama aja Dongo,..

    Yg lebih Dongo lagi pemerintahan SBY anti pemerintahmenjurus makar gini di biarin aja,.lontong

  4. bang Uddin

    June 7, 2013 at 10:46 pm

    Indonesia bukan negara Islam

    PANCASILA
    1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
    2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
    3. PERSATUAN INDONESIA

    Ga pernah disebutkan ttg kekhilafan, dan pastinya Pancasila ga mendukung gerakan ekstrimis yg berusaha mengganti dasar-dasar negara dengan aturan2 yg dicomot dari negara antah berantah

    Jangan salah, saya muslim, tapi saya sadar kalau saya itu rakyat Indonesia yg bukan negara Islam. Kalau saya pengen hidup bernafaskan Islam dan dikelilingi oleh aturan2 kekhilafan, saya akan pindah ke negara2 Timur tengah dan tinggal di sana, bukannya malah berusaha memaksakan egoisme saya supaya seluruh Indonesia jadi Islam

    Aceh yg sudah syariah aja masih sangat toleransi pada pemeluk agama lain, kok HTI ngga?

  5. bang Uddin

    June 7, 2013 at 10:46 pm

    HTI Minta Pemerintah dan Militer Serahkan Kekuasaan untuk Khilafah

    Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta pemerintah dan militer menyerahkan kekuasaan untuk khilafah sebagaimana dulu kaum anshar di Madinah menyerahkan kekuasaan kepada Rasulullah. Demikian disampaikan pada Muktamar Khilafah 2013 di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Ahad (2/6).

    “Para jenderal dan perwira, jadilah anshar kedua dalam penegakan khilafah Islamiyah,” kata Ketua DPP HTI Rochmat S Labib di hadapan sekitar 100 ribu massa di GBK.

    Direktur Kantor Media Pusat (CMO) Hizbut Tahrir Otsman Bakhash juga menyerukan hal yang sama. Ia mengajak para panglima militer negeri-negeri kaum Muslimin untuk menegakkan khilafah.

    “Para panglima militer di negeri kaum Muslimin mari berjuang bersama Hizbut Tahrir menuju Khilafah Islamiyah!” serunya.

    Sebelumnya, dalam tulisan di laman resmi HTI berjudul “Khilafah, Makin Dekat” Rochmat menyatakan berdirinya khilafah tinggal selangkah lagi, yakni penyerahan kekuasaan dari Ahlul Quwwah kepada Hizbut Tahrir. Menurutnya, dalam konteks sekarang, Ahlul Quwwah itu adalah para jenderal dan perwira militer.

    Sumber
    http://www.bersamadakwah.com/2013/06/hti-minta-pemerintah-dan-militer.html

    Setelah melihat religious strife di Somalia (salah satunya adalah niatan untuk mendirikan negara Syariat Islam di Somalia) tapi akhirnya mereka berpecah dan saling bunuh satu sama lainnya karena merasa aliran dan klan mereka adalah yang paling benar menurut Al-Quran dan Al Hadist. Gua sampai kiamat nggak percaya sama gerakan menuju negara teokrasi dan pembentukan negara syariat.

    Long Live Indonesia, persetan dengan syariat kalau orang-orangnya selalu merasa jenggotnya lah yang paling lebat dan paling keren

  6. bang Uddin

    June 7, 2013 at 10:47 pm

  7. bang Uddin

    June 7, 2013 at 10:47 pm

    inti pertanyaan yang belum dijawab: apa kelebihan Khilafah dari sistem yg ada, kalo ternyata isinya sama:
    1. sama-sama demokrasi (pemimpin dipilih rakyat)
    2. sama-sama ekonomi terpimpin (udah pernah dilakuin dulu jaman bung karno)
    3. sama-sama memperhatikan rakyat miskin (lah, emangnya indonesia skrg kagak? sejelek2nya ini negara masih ada yg dipeduliin sama pemerintah)

    Jawaban yg ada dr td, lebihnya khilafah adalah:
    1. lebih diskriminatif (thd wanita dan non muslim. Ini jaman batu ato apa masih ada diskriminasi feminis? Dalilnya agama pula)
    2. (Katanya) lebih diridhoi Allah (Buktinya? Kalo bener sih Turki jaman kalifah kagak bakal berubah jd presidensial kyk skrg)
    3. (Katanya, lagi) lebih jauh dr maksiat, benda haram dsb, shg lebih jauh dr azab Allah (Mak, kalo itungannya maksiat diazab terus sih, kagak ada yg namanya Genting Highland, Las Vegas, Macau dll di mukabumi. Itu nyatanya masih idup)
    4. (Katanya, lagi-lagi) lebih dekat dengan perintah di Quran.
    (Ironisnya, belum ada ayat diajukan oleh pro HTI yang menyatakan bahwa Quran nyuruh kaum muslim bikin khilafah. Yang ada: “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul, dan ulil amri diantara kalian.” (QS. an-Nisaa’: 59)

    Quote:
    Imam an-Nawawi rahimahullah berkata, “Para ulama mengatakan: Yang dimaksud dengan ulil amri adalah orang-orang yang Allah wajibkan untuk ditaati yaitu penguasa dan pemerintah. Inilah pendapat yang dipegang oleh mayoritas ulama salaf/terdahulu dan kholaf/belakangan dari kalangan ahli tafsir maupun ahli fikih dan selainnya. Ada yang berpendapat bahwa ulil amri itu adalah para ulama. Ada yang mengatakan bahwa mereka itu adalah umara’/pemerintah dan ulama. Adapun orang yang berpendapat bahwa ulil amri itu hanya para Sahabat maka dia telah keliru.” [1]
    Adapun pendapat yang dikuatkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah bahwa kandungan ayat ini mencakup kedua kelompok tersebut; yaitu ulama maupun umara/pemerintah. Dikarenakan kedua penafsiran ini sama-sama terbukti sahih dari para Sahabat [2]
    Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata, “Mereka (ulil amri) adalah parapemimpin/pemerintah.” Penafsiran serupa juga diriwayatkan dari Maimun bin Mihran dan yang lainnya. Sedangkan Jabir bin Abdullah berkata bahwa mereka itu adalah para ulama dan pemuka kebaikan. Mujahid, Atha’, al-Hasan, dan Abul Aliyah mengatakan bahwa maksudnya adalah para ulama. Mujahid menafsirkan bahwa yang dimaksud adalah para Sahabat. Pendapat yang diku’atkan oleh Imam asy-Syafi’i adalah pendapat pertama, yaitu ulil amri adalah para pemimpin’/pemerintah

    Dari artikel http://muslim.or.id/manhaj/ulil-amri.html

    Ga ada hubungannya sama “Bentuklah khilafah di muka bumi ini”, toh tanpa khilafah kita semua punya pemerintah.)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top