Suara Pembaca

Ragu Atas Kekafiran Bashar Assad? Inilah Seruan Abu Bakar Ba’asyir

Kamis 1 Syawal 1434 / 8 Agustus 2013 19:21

Abu-Bakar-Baasyir

PADA akhir Bulan Ramadhan ini Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari dalam tahanan thoghut pasir putih memberikan pernyataan sikap terhadap para pendukung Basyar Al Asaad berikut isi pernyataan tersebut :

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan izin Alloh swt, saya menyampaikan kepada saudara-saudara saya umat Islam, bahwa Basyar Asad laknatulloh ‘alaih adalah kafir musyrik yang wajib diperangi.

Maka jika ada tokoh umat Islam, baik kiyai, ustadz, mubaligh yang masih ragu-ragu atau tidak menyetujui jihad melawan Basyar Asad, agar umat Islam tidak sholat bermakmum kepadanya, karena Basyar Asad hakekatnya adalah pentolan toghut yang wajib dikafiri, dijauhi dan diperangi oleh umat Islam.

Maka barangsiapa yang ragu-ragu mengkafirinya berarti tidak kafir kepada toghut yang diwajibkan oleh Alloh dalam firmanNya :

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (QS. Al-Baqarah : 256)

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? mereka hendak berhakim kepada thaghut, Padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisa’ :60)

Barangsiapa yang tidak kafir kepada toghut berarti tidak beriman kepada Alloh Ta’ala, maka siapa saja yang ragu-ragu mengkafirkan dan menentang toghut Basyar Asad, berarti Imannya kepada Alloh rusak, dan janganlah umat Islam bermakmum dibelakangnya.

 

Penjara Toghut Pasir Putih, 28 Romadhon 1434 H

Al-faqir Ilallah

ttda ust abu

(Abu Bakar Ba’asyir)

 

Redaktur: Rayhan



Peluang