Suara Pembaca

Presiden SBY, Batalkan Miss World Demi Martabat Perempuan Indonesia

Jumat 1 Zulkaedah 1434 / 6 September 2013 08:29

sby prihatin_0

Jakarta, 5 September 2013

Kepada Yth.:

Bapak Presiden Republik Indonesia

Istana Negara

Jl. Medan Merdeka Utara

Jakarta

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mencermati akan diselenggarakannya pagelaran kontes aurat Miss World 2013 untuk pertama kalinya di Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim, maka kami para pemuda yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan menyampaikan sikap menolak dan mengutuk dengan dilaksanakannya acara tersebut di Indonesia alasan sbb.:

1. Bertentangan dengan konstitusi negara yakni Undangan Undangan Dasar 1945 pasal 32 ayat 1 dan dasar negara Pancasila yakni sila Pertama dan sila Kedua. Pada Pasal 32 (1) UUD 1945, negara bertugas memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai buidayanya. Dan kontes Miss World sangat bertolak belakang dan bertentangan dengan budaya Indonesia.

2. Bertentangan dengan ajaran Islam dan Al Quran yang merupakan agama mayoritas penduduk Indonesia dimana Islam sangat memuliakan perempuan dengan mewajibkan perempuan untuk menutup auratnya (QS. An Nur 31 dan Surat Al-Ahzab ayat 59), dan definisi perempuan cantik dalam pandangan Islam adalah yang paling bertakwa disisi Allah (QS. Al Hujurat 13).

3. Suara mayoritas umat Islam yang diwakili oleh lembaga dan ormas Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Umat Islam (FUI), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Muhammadyah, NU, Persatuan Islam, Al Irsyad Al Islamiyah, Mathlaul Anwar, Ittihadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Ikatan Da`i Indonesia, Arrahman Quranic Learning (AQL), Majelis Azzikra, PERSIS, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Syarikat Islam Indonesia, Al Wasliyah, dan Persatuan Tarbiyah Islamiyah termasuk Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menyatakan penolakannya terhadap acara Miss World 2013 untuk di selenggarakan di bumi pertiwi Indonesia.

4. Secara ekonomi kontes Miss World 2013 tidak memberikan dampak positif terhadap perekonomian Bali apalagi ekonomi nasional. Data statistik membutktikan bahwa kontes Miss World tidak berdampak terhadpa negara-negara penyelenggara maupun pemenang kontes. Misalnya Venezuela, negera pemenang Miss Universe tahun 2008 dan 2009, pertumbuhan wisatawan mancanegara minus 3% pasca kontes kecantikan. Demikian halnya dengan Jepang yang memenangkan tahun 2007 dan Canada yang menjadi pemenang tahun 2005, keduanya mengalami penurunan pendapatan dari wisatawan.

5. Kontes Miss World selain bertentangan dengan agama, budaya Indonesia juga akan berdampak negatif dan merusak moral generasi muda karena acara seperti ini memberikan contoh dan persepsi yang keliru mengenai sosok wanita sukses. Kontes Miss World merupakan simbol kapitalisasi tubuh perempuan dan perendahan martabat perempuan yang hanya mengajarkan gaya hidup hedonisme dan pragmatis.

Oleh karena itu, kami para pemuda yang mencintai negeri ini meminta kepada Bapak Presiden Republik Indonesia agar menggunakan kekuasaan yang telah diberikan oleh mayoritas umat Islam kepada Bapak untuk membatalkan terselenggaranya kontes Miss World 2013 di wilayah NKRI.

Semoga di akhir masa jabatan Bapak sebagai Presiden RI akan dikenang sebagai pahlawan karena telah melindungi generasi muda dari ancaman kapitalisme dan ajang eksploitasi wanita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

FORUM PEMUDA ISLAM INDONESIA

YI-Lead, RISKA, YISC, Quranic Generation, PIJAR Studio, INTAN, OneIslamMovement, Pemuda Muhammadiyah Makassar, HalalCorner, IAV, Pejuang Subuh, RajinShalat, Sahabat_Rasul, AntiMirasID, FSLDK INDONESIA

 

Koordinator, 

 

Islahuddin Idris

 

Redaktur: Rayhan