Konsultasi

Perbedaan Jumlah Takbir Shalat Idul Fitri dan Shalat Idul Adha

Kamis 14 Zulkaedah 1434 / 19 September 2013 09:55

BANNER UST ATIK1 490x326 Perbedaan Jumlah Takbir Shalat Idul Fitri dan Shalat Idul Adha

Assalmu’alaikum wr.wb. 

Maaf Ust., ane  ingin nanya, ada kalangan muslim yang melaksanakan Idul Fitri dengan takbir 9 kali takbir di rakaat pertama dan 7 kali takbir di rakaat kedua. Sedangkan pada shalat Idul Adha di rakaat pertama 7 kali takbir dan rakaat kedua 5 kali takbir. Mmohon jelaskan yang lebih benarnya, karena di sini memperdebatkan hal ini.

 Terima kasih

Hamdan’Ld Ntiarasino

Wa’alikumsalam wr.wb.

SAUDARAKU, sebagaimana dimaklumi, shalat Ied, baik Idul Fitri maupun Idul Adha adalah dua shalat yang terkait dengan dua hari raya utama umat Islam.  Hukum shalat ini adalah sunnah mu’akkadah. Tata cara pelaksanaannya hampir sama dengan shalat-shalat lain hanya pada jumlah takbir setelah takbiratul ihram dan sebelum tilawah al-Fatihah.

Sejatinya jika diperhatikan dalil-dalil yang ada, tidak ada perbedaan jumlah takbir antara shalat Idul Fitri dan Shalat Idul Adha, yakni 7 kali takbir pada rakaat pertama dan 5 kali takbir pada rakaat kedua. Mengenai jumlah takbir pada shalat Idul Fitri dan Idul Adha adalah sama sebagaimana disebutkan dalam yang diriwayatkan oleh Aisyah ra, “Dari Aisyah, ia berkata, Rasulullah bertakbir pada shalat Idul Fitri dan Idul Adha 7 kali dan 5 kali.” (HR. Abu Daud  dan Ibnu Majah)

Barangkali perbedaan 7 atau 9 itu terletak pada apakah takbirratul ihram dan takbir intiqal (takbir perpindahan dari sujud menuju posisi berdiri) dihitung dalam rangkaian 7 atau 5 takbir. Mengenai hal ini, jumhur ulama menyatakan bahwa pada rakaat pertama 7 takbir dihitung tanpa takbiratul ihram dan pada rakaat kedua 5 kali takbir dihitung selain takbir  intiqal.

Ada pendapat juga bahwa takbir pada rakaat pertama itu termasuk dengan takbiratul  ihram, seperti disebutkan dalam mendapat mazhab Maliki dan Hambali. Sementara mazhab Syafi’i bahwa jumlah takbir 7 itu tidak termasuk takbiratul ihram (jadi bila dengan takbiratul ihram jadi terhitung 8 kali takbir) dan pada takbir rakaat kedua 5 kali takbir (jika dihitung dengan takbir intiqal jadi 6 kali takbir). Dalam hal ini Imam Syafi’i berpendapat demikian berdasarkan keterangan hadits, “Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Rasulullah saw bertakbir pada dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) sebanyak 12 takbir, 7 pada rakaat yang pertama dan 5 pada rakaat yang terakhir, selain 2 takbir shalat (takbiratul ihram dan takbir intiqal).” (HR.  Abu Daud dan Tirmidzi)

Demikian juga terdapat hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, bahwa Nabi saw pernah bersabda, “Takbir ketika shalat Idul Fitri; tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua, dan ada bacaan di masing-masing rakaat.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Pendapat Imam Syafi’I dinyatakan sebagai pendapat mayoritas ulama (jumhur) dan didukung oleh kalangan sahabat, seperti dinyatakan juga oleh Abu Bakar, Umar bin Khathab dan Ali bin Abi Thalib. Demikian pendapat Imam al-Baghawi.

Demikian semoga ada manfaatnya. Wallahu’alam.

Wassalamu’alaikum wr.wb. []

 

 

Redaktur: Saad Saefullah



Peluang