Dunia

Pejuang Suriah Berhasil Kuasai Bekas Reaktor Nuklir Milik Assad

Senin 14 Rabiulakhir 1434 / 25 Februari 2013 07:05

opx


PEJUANG Suriah dilaporkan telah menguasai lokasi yang dicurigai merupakan reaktor nuklir di dekat sungai Efrat yang dihancurkan pesawat tempur Israel enam tahun lalu, sumber oposisi di timur Suriah mengatakan pada hari Ahad kemarin (24/2/2013).

Situs Al-Kubar, sekitar 60 km (35 mil) barat kota Deir al-Zor, menjadi fokus perhatian internasional ketika Israel menyerbunya pada tahun 2007. Amerika Serikat mengatakan kompleks itu merupakan reaktor nuklir yang ditujukan untuk membuat senjata-grade plutonium.

Omar Abu Laila juru bicara Komando Gabungan Timur Tentara Pembebasan Suriah mengatakan di dalam bangunan yang ada di situs tersebut ditemukan setidaknya satu rudal Scud.

“Tampaknya situs ini telah berubah menjadi pangkalan peluncuran rudal Scud,”ujarnya.

Militer Suriah, yang meratakan situs setelah serangan Israel, mengatakan kompleks tersebut adalah fasilitas militer reguler, tetapi menolak untuk mengizinkan Badan Energi Atom Internasional mengakses situs.

Abu Laila mengatakan rudal Scud tampaknya ditembakkan dari Kubar ke daerah yang dikuasai pejuang di provinsi Homs.

Kompleks situs, ia menambahkan, memiliki hubungan komando dan kontrol dengan pasukan loyalis Assad di kota Deir al-Zor, di mana pasukan Assad sekarang berpangkalan di sekitar bandara di bagian selatan kota.

Abu Hamza, seorang komandan di brigade Jafaar al-Tayyar mengatakan dalam sebuah video YouTube yang diambil di Kubar bahwa berbagai kelompok pejuang, termasuk Jabhah al-Nusrah, ikut mengambil bagian dalam operasi merebut situs Al-Kubar.

Dalam beberapa bulan terakhir, pejuang oposisi telah menangkap sebagian besar wilayah provinsi Deir al-Zor, termasuk sebagian besar jalan raya di sepanjang Efrat yang mengarah ke Kubar.(fq/islampos/reuters)

Redaktur: Al Furqon