Nasional

Panitia Acara ‘Kedustaan LDII’ Dapat Ancaman Teror

Sabtu 6 Syaaban 1434 / 15 Juni 2013 09:33

LDII Panitia Acara Kedustaan LDII Dapat Ancaman Teror

JUM’AT malam, (14/6/2013)  seseorang yang mengaku sebagai warga LDII meminta acara Mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor yang membahas “Kedustaan Paradgima Baru LDII” dibubarkan.

Acara ini rencananya akan dilaksanakan Sabtu pagi ini, dengan menghadirkan Sekjen Forum Rujuq Ila Haq (FRIH), Adam Amrullah, yang pernah 31 tahun di LDII.

Ketua Panitia, Ahmad M, mendapat beberapa teror via telepon, sebelumnya mendapat SMS, yang meminta acara harus dibubarkan atau akan berlangsung ricuh.

“Acara ini benar-benat menohok LDII, saya minta dibubarkan atau kami tidak akan bertanggungjawab bila terjadi keributan,” ujar seseorang yang mengaku Ali, warga LDII.

Namun Prof. Didin Hafidhudin, meminta acara tersebut tetap berjalan seperti yang sudah direncanakan. “Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu.”

Beberapa ormas Islam menghimbau agar pihak LDII bersikap gentle dengan menghadirkan utusannya dan mau berdialog dengan mantan LDII. “LDII nggak bisa memaksa apapun Kajian Mahasiswanya. Kalau gentel, undang saja ke acara diskusinya,” ujar Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Ustadz Muhammad Al Khaththath.

Pihak UIKA tetap dengan keputusannya menjalankan acara tersebut, karena memang sangat dibutuhkan oleh umat. “Acara ini penting untuk menjaga umat dari pendangkalan akidah,” tambah Abdul Ghofar, salah seorang panitia.

Pihak pengisi materi, SEkjen FRIH menyatakan bahwa apapun yang akan terjadi, umat perlu dijaga, “Kami mantan LDII siap memberikan informasi valid yang memiliki bukti factual dan actual untuk turut membantu ulama menjaga sekte pendangkal akidah ini,” pungkas Adam. (Pz/Islampos)

Redaktur: Rayhan



Peluang