Lainnya

KPK VS LHI

Selasa 24 Rabiulawal 1434 / 5 Februari 2013 22:45

lhi

PERISTIWA penangkapan (mantan) Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menjadi berita paling panas dalam satu pekan terakhir.  juga dibuat terperangah dengan pemberitaan yang intens oleh seluruh media massa. Nama PKS jadi perbincangan paling hangat dalam ruang publik. Kalangan internal PKS terheran-heran dengan cara kerja KPK yang dinilai “tak lazim” itu. Sementara sebagian masyarakat terpengaruh dengan berita maupun gambar yang disajikan media, sehingga menganggap PKS “tak beda dengan parpol lainnya” dalam hal menggangsir uang negara.

Sekarang, LHI, begitu  Luthfi biasa dipanggil, tengah mendekam di Rutan Guntur. Ia sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden PKS serta Anggota DPR RI. Bagaimana kelanjutannya, belum ada kejelasan pula dan pemeriksaan lebih lanjut oleh KPK belum lagi diungkap ke publik. Semuanya menunggu. Semuanya mungkin harap-harap cemas menanti ending. Kader PKS dengan segala keyakinannya membela sang ustadz, dan KPK yang mempertaruhkan reputasinya; tak cukup bukti berarti KPK salah menangkap orang.

Berikut adalah sebagian catatan perjalanan kasus ini yang mulai hangat pada Rabu malam (31/1/2013) lalu.

Presiden PKS: ‘Tidak Saya, Tidak Juga Partai Saya’

PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq  yang diberitakan sebagai tersangka kasus suap impor daging pada tahun 2011 langsung memberikan pernyataan pers di Kantor DPP PKS di Jl. Simatupang, Jakarta.Terkait inisial LHI  yang disebutkan oleh KPK, Luthfi mengatakan bahwa itu bukanlah dia. “Tidak saya. Tidak pula partai saya,” demikian ujar Luthfi yang dalam konferensi persnya ini mengenakan kacamata.

Soal Penetapan LHI Jadi Tersangka, PKS Akan Kooperatif Dengan KPK

“Kepada seluruh jajaran kader PKS hendaknya menahan diri dan berdoa dan menyerahkan keputusan kepada Allah dan berjuang agar negeri kita bebas dari korupsi karena tindakan itu merugikan negara,” ujarnya. Luthfi dengan tegas membantah bahwa dia menerima suap. Dia tegaskan kader partainya sejak awal tidak diperbolehkan menerima uang suap.

Jadi Tersangka KPK, Presiden PKS Akan Segera Diganti

“Tadi dalam bahasan kami sudah menimbang, mengkaji, dan mendengar masukan-masukan. Besok siang rencananya Ketua Majelis Syuro akan mengumumkan siapa yang akan menggantikan ustadz Luthfi,” kata Ketua Fraksi PKS DPR, Hidayat Nurwahid.

Ini Keterangan Resmi Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq Terkait Isu Penyuapan

Seandainya yang dimaksudkan adalah saya, maka saya sebagai warga negara Indonesia sudah tentu akan taat kepada proses hukum yang ada. Tetapi, andai isu penyuapan itu benar, sudah barang tentu, saya tidak akan menerimanya. Tidak saya, tidak partai saya, tidak juga kader-kader Partai Keadilan Sejahtera.

Sumber KPK: Duit 1 M Untuk Presiden PKS Hanya Uang Muka

Luthfi Hasan Ishaaq, diduga bakal menerima duit puluhan miliar. Menurut sumber di KPK tersebut, Luthfi bakal mendapat uang senilai Rp 40 miliar apabila berhasil meloloskan proyek tersebut diambil PT Indoguna Utama. “Uang Rp 1 miliar itu hanya sebagai uang panjar,” kata sumber tersebut di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013).

Majelis Syuro PKS Segera Bahas Status Presiden Partai Luthfi Hasan

Hidayat menyampaikan hal tersebut menanggapi pertanyaan kemungkinan dinonaktifkannya Luthfi Hasan sebagai ketua umum partai. Hal itu disampaikan Hidayat di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013). Hidayat mengatakan saat ini PKS berusaha untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. PKS akan mencoba secepatnya menentukan sikap atas kasus yang menjerat Luthfi.

Dituding Rekayasa Kasus Luthfi, KPK: Biar Allah Dan Rasul yang Tahu 

Isu tak sedap menyambar KPK di kasus suap daging impor yang menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Mulai dari pesan BlackBerry Messenger (BBM) hingga kicauan di twitter. KPK enggan menanggapi tudingan miring itu. KPK menjamin pengusutan kasus Luthfi sudah sesuai prosedur hukum tak ada rekayasa. “Bagi saya, cukuplah Allah dan Rasul-Nya yang tahu,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat berbincang, Kamis (31/1/2013).

‘Tak Ada Angin Tak Ada Hujan Kok Tiba-Tiba Petinggi PKS Ditetapkan Sebagai Tersangka?’

“Dalam jangka pendek mungkin terjadi goncangan, tapi kader dan konstituen PKS tergolong kelompok terdidik dan solid. Mereka akan mencermati langkah KPK, apakah profesional dan akuntabel dalam menyidik kasus itu? Jika tidak, maka kredibilitas KPK yang justru jadi pertaruhan,” ujar Sapto, yang pernah terlibat menyusun RUU KPK bersama panitia yang dipimpin Prof. Romli Atmasasmita kepada Islampos.

Lima Kejanggalan Kasus Presiden PKS 

Indikasi Kejanggalan Kriminalisasi LHI oleh KPKTuduhan yang menerpa Luthfi Hasan Ishaaq anggota Komisi I DPR, dinilai berbagai kalangan sangat janggal. Tak pelak hal ini dianggap sebagai kriminalisasi LHI untuk tujuan tertentu.

Luthfi Hasaan Ishaaq Mengundurkan Diri Dari Jabatan Presiden PKS 

Luthfi Hasan Ishaaq akhirnya menyatakan mundur dari jabatan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pernyataan ini disampaikan Luthfi di  KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (31/1/2013) sekitar satu jam yang lalu.

Tiga Alasan LHI Mundur Dari Jabatan Presiden PKS

LUTHFI Hasan Ishaaq—biasa diinisialkan LHI—yang sudah menyatakan mundur dari jabatan Presiden PKS, sekitar satu jam lalu, Kamis (31/1/2013), disebutkan karena tiga alasan. Begitu menurut sebuah sumber orang dalam di lingkaran Luthfi langsung kepada Islampos.

Yusuf Supendi Pendiri PK: ‘Saya Tidak Kaget Jika Luthfi Jadi Tersangka KPK’

“Sejumlah rekan-rekan wartawan memang menanyakan kepada saya kasus tersangkanya Pak Luthfi ini terkait impor daging, apakah kepentingan pribadi atau partai? Bisa saja kedua-duanya, kan istrinya tiga dan partai perlu biaya operasional untuk menghadapi pemilu 2014,” kata Yusuf Supendi saat ditemui di kediamannya di Jalan LAPAN V Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2013).

Anis Matta Presiden PKS Yang Baru? 

Anis Matta saat ini menjabat periode ketiga sebagai Sekjen PKS. Diantara nama-nama yang muncul, Anis adalah satu-satunya yang belum pernah menjadi Presiden PKS. Pengumuman secara resmi presiden PKS yang baru akan disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dalam konferensi pers di DPP PKS siang ini.

Ditunjuk Jadi Presiden PKS, Anis Matta Mundur Dari DPR RI 

Menurut Anis pengunduran dirinya itu karena menyadari ada tugas berat yang menantinya. “Saya sadar akan lakukan tugas besar, maka di dalam proses ini saya tidak ingin terganggu sehingga tugas saya tidak tercapai,” jelas Anis.

Di Balik Pengangkatan Anis Matta Sebagai Presiden PKS

Berbeda dengan empat pendahulunya yang lebih konservatif, Anis Matta adalah seorang  progresif penuh dengan ide-ide  yang sangat muda. Bukan tidak mungkin, Anis akan membawa PKS lebih ke tengah lautan lagi, dimana para petani biasanya panen ikan dalam jumlah yang banyak. Namun, lebih ke tengah juga artinya lebih banyak badai. Sambil sesekali bolehlah berharap, Anis akan membawa PKS kembali bernostalgia dengan nilai-nilai PK dahulu yang oleh sebagian kalangan dinilai lekat dengan masdar-masdar ilmu dan tarbiyah yang kini, masih oleh sebagian pihak lain pula—dianggap rapuh dan pudar sekarang ini.

Kejanggalan Penetapan Tersangka Luthfi Hasan Ishak Oleh KPK

Apa yang disampaikan oleh wakil ketua KPK mengenai LHI memiliki pengaruh meskipun tidak memiliki kewenangan jelas ini cacat hukum. Sebesar apapun pengaruh jika yang dipengaruhi tidak menyalahgunaan kewenangannya pasti tidak akan terjadi, karena yang disebut dalam UU TIPIKOR adalah penyalahgunaan kewenangan bukan penyalahgunaan pengaruh.

Terkait Taubat Ala PKS

Saya bukan kader PKS. Tidak pernah pula memakai atribut PKS. Kalau bergaul dengan beberapa kader PKS mungkin jawabannya ‘Iya’. Saya ini hanya termasuk dari orang-orang yang menginginkan Islam ini tegak diatas bumi Allah ini, yang saya yakin sebagian kader PKS pun menginginkan hal yang sama.

Akibat PKS Kesandung Kasus, Said Aqil Minta Parpol Tidak Berideologi Islam

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj mengatakan, dengan tercorengnya sebuah partai berbasis Islam dalam sebuah kasus, tentu juga akan merusak citra Islam itu sendiri.

Munarman: ‘Jangan Ikut Settingan Orang Sekuler Dalam Masalah LHI’

“Sikap saya sebetulnya adalah tidak mau mengomentari orang yang sedang mengalami masalah, apalagi itu adalah kategorinya orang-orang yang beragama Islam. Artinya LHI itu kan masih saudara kita yang lagi kena masalah, mestinya kalau ada saudara kita yang lagi kena masalah, kita ngucapkanlah Innalillahi wa inna ilaihi rajiun..kan begitu harusnya. Kita jangan mengikuti agenda setting dari orang-orang yang sekuler, agenda mereka kita liat di medianya sekarang pemberitaannya habis-habisanan menyorot dari sani sini terkait kasus LHI sekarang,” tegas Munarman.

Subyektivitas Pemberantasan Korupsi 

Namun KPK memiliki alasan tersendiri. Juru Bicara KPK Johan Budi membantah telah tebang pilih. Menurutnya tidak ada alasan politis di balik penahanan Luthfi. Keputusan untuk langsung menangkap dan menahan Luthfi itu, kata Johan, murni berdasarkan penilaian penyidik.

Redaktur: Saad Saefullah