Nasional

KPK Cari Bukti Lain Keterlibatan Priyo Dalam Korupsi Al Qur’an

Selasa 18 Rejab 1434 / 28 Mei 2013 10:04

priyo budi 1024x608 KPK Cari Bukti Lain Keterlibatan Priyo Dalam Korupsi Al Quran

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mencari bukti lain keterlibatan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di korupsi proyek Al Quran dan laboratorium di Kementerian Agama. KPK mengaku tidak bisa hanya mengandalkan bukti rekaman yang terungkap dalam sidang.

Ketua KPK Abraham Samad mengakui akan memvalidasi seluruh bukti dan keterangan yang mengaitkan keterlibatan Priyo Budi maupun dua kader partai Golkar lainnya, Fahd El Fouz dan Vasco Rusemy.

“Kalau kasus itu berkembang terus, banyak hal lain yang bisa terjadi (tersangka),” katanya di Jakarta, Senin (27/5/2013).

Bukti dugaan keterlibatan Priyo sejauh ini terdapat pada rekaman sadapan antara Fahd El Fouz dan Zulkarnaen Djabar yang pernah diperdengarkan di persidangan soal adanya jatah untuk “PBS”. PBS merujuk kepada Priyo Budi Santoso.

Sadapan itu, kata Samad, merupakan keterangan yang baru berdiri sendiri. Rekaman sadapan itu harus didukung oleh alat bukti lain baru kemudian orang yang disebutkan dalam sadapan itu bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Insya Allah kedepan kita bisa temukan (bukti),” ungkapnya.

Data yang tertulis dalam catatan tangan Fahd El Fouz, juga baru bisa terbukti kebenarannya jika dijustifikasi oleh hakim kebenarannya. Dalam catatan tangan tersebut, terungkap Priyo Budi Santoso rencananya menerima 4,5 persen dari dua proyek, yakni pengadaan Alquran dan pengadaan laboratorium komputer di Mts tahun anggaran 2011. Dimana pengadaan Al Qur’an dia dijanjikan mendapatkan fee 3,5 persen dari total nilai proyek Rp 22 milliar. Sementara, di pengadaan laboratorium sebesar 0,5 persen dari Rp 31,2 milliar.

“Iya (dengan) begitu (tersangka),” pungkasnya. (Pz/Islampos)

Redaktur: Rayhan



Peluang