Dunia

Inilah 10 Kesalahan yang Dianggap Penyebab Digulingkannya Mursi

Jumat 26 Syaaban 1434 / 5 Juli 2013 07:31

antimursi3


BANYAK spekulasi tentang apa yang bisa menyebabkan rakyat Mesir menyerukan penggulingan Muhammad Mursi. Berikut adalah 10 alasan yang diyakini mengapa presiden Islamis itu gagal untuk tetap berkuasa selama masa jabatannya.

1. Ikhwanisasi negara

Dalam beberapa bulan menjabat, Mursi menunjuk anggota Ikhwan di berbagai lembaga negara. Dia menugaskan lima anggota Ikhwan di berbagai departemen, delapan di kantor kepresidenan, tujuh gubernur, 12 asisten Gubernuran, 13 anggota dewan Gubernuran dan 12 walikota, semuanya bertanggung jawab untuk 40 juta rakyat Mesir.

2. Hakim dan Peradilan

Mursi berupaya untuk mengontrol peradilan yang hal tersebut bertentangan dengan upaya membangun negara demokratis. Ia memecat jaksa penuntut umum Abdel Meguid Mahmoud November tahun lalu, langkah itu yang kemudian dikesampingkan oleh pengadilan Mesir dan dianggap sebagai inkonstitusional.

3. Mengusir militer pro Mubarak

Pemecatan Jenderal Muhammad Tantawy, menteri pertahanan di bawah mantan Presiden Hosni Mubarak, membuat militer memandang Mursi dengan ketidakpercayaan. Tantawy, dipecat bersama dengan panglima tinggi militer lainnya dari Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata. Upaya itu juga dianggap menghina militer yang dilakukan oleh Ikhwanul Muslimin.

4. Membuat aturan ketat kepada media

Pemecatan editor beberapa surat kabar di negara itu, selain menyita sejumlah surat kabar, mengangkat kesengsaraan mengenai masa depan kebebasan media di Mesir di bawah kekuasaan Mursi. Lebih dari 200 wartawan diperiksa oleh jaksa penuntut umum. Bahkan Kantor presiden mengajukan gugatan terhadap 100 wartawan dan tokoh media, termasuk terhadap tokoh media terkenal Bassem Youssef.

5. Kegagalan Ekonomi

Mursi gagal untuk memenuhi janji yang dia dibuat selama pemilihan presiden Mesir sehingga memicu orang menentang dirinya. Ia gagal untuk meningkatkan upah dan memperbaiki kondisi hidup rakyat Mesir.

6. Urusan Luar Negeri

Kunjungan Mursi ke Teheran dan Moskow mempengaruhi bagaimana posisinya terhadap krisis Suriah, terutama ia berkuasa setelah revolusi rakyat yang kemudian mengilhami pemberontakan di Suriah.

7. Pengambil keputusan yang asli

Pemimpin di Ikhwanul Muslimin terus mengumumkan keputusan dan membuat pernyataan tentang urusan negara pada acara publik. Hal ini memberi kesan bahwa Ikhwan lah pembuat kebijakan yang nyata di balik keputusan Mursi. Dan hal ini telah melemahkan citra presiden di depan publik.

8. Deklarasi Darurat

Deklarasi Mursi dari keadaan darurat di tiga kota di dekat Terusan Suez Mesir, setelah empat hari kerusuhan sipil, dianggap tidak efektif. Kota-kota itu menjadi sasaran jam malam selama 30-hari, yang menurut konstitusi harus disetujui oleh anggota parlemen atau dewan syura. Langkah itu ditantang serius oleh penduduk kota yang kemudian memenuhi jalan-jalan meskipun jam malam berlaku.

9. Mengampuni tahanan

Keputusan Mursi untuk mengeluarkan surat keputusan mengampuni 22 terdakwa yang dipenjara.  Beberapa tahanan yang diampuni menghadapi tuduhan penjualan narkoba dan pembunuhan.

10. Menuduh oposisi

Mengajukan tuntutan terhadap tokoh-tokoh oposisi seperti mantan kepala nuklir Muhammad ElBaradei, pemimpin oposisi Hamdeen Sabahi dan Amr Moussa, dan sejumlah personil media yang dituduh menghasut rakyat terhadap presiden yang baru terpilih.(fq/islampos/alarabiya)

Redaktur: Al Furqon



Peluang