Nasional

HTI: Umat Islam Lemah Karena Menjadikan Lawan Sebagai Kawan

labib




Umat Islam harus melepaskan dominasinya atas Barat. Akidah-akidah Barat seperti Sekularisme, Kapitalisme, dan Demokrasi adalah yang membuat umat Islam sulit bangkit. Demikian dikatakan Ketua DPP HTI, Rokhmat S. Labib dalam Liqo Syawal Ulama DKI di Silang Monas Jakarta, Selasa (25/9/2012)

Ia mengatakan salah satu kunci kemenangan Islam adalah mengetahui siapakah sesungguhnya lawan dan kawan kita. Mengapa umat Islam bisa dijajah Amerika, tidak lain karena Amerika itu dianggap sebagai kawan, sahabat, bahkan pemimpin atas kaum muslimin.

“Padahal sesungguhnya apa yang mereka perintahkan adalah racun bagi kaum muslimin,” tegasnya.

Baca Juga :





Magister Ekonomi Islam dari IAIN Sunan Ampel ini kemudian mengutip At Taubah ayat 28. “Hai orangorang yang berimanSesungguhnya orang orang yang musyrik itu najis (QS At-Taubah : 28). Najis yang dimaksud bukanlah najis badannya, tapi najis karena kotornya akidah dan amal mereka.

“Akidah kufur inilah yang sangat kotor dan najis yang sudah saatnya ditinggalkan oleh umat muslim seperti sekularisme, liberalisme, pluralisme dan isme-isme lainnya,” tegasnya.

Sesungguhnya umat Islam tidaklah lemah. Umat Islam menjadi lemah justru karena salah mengenali siapa lawan dan siapa kawan.

“Irak bisa dikalahkan Amerika bukan karena Irak lemah, tapi justru karena negeri Islam yang ada di seklilingnya justru bergabung dengan Amerika untuk menyerang saudaranya sendiri,” katanya.

“Afghanistan bisa diduduki Amerika sampai sekarang, bukan karena Afghanistan lemah dan Amerika kuat, tetapi karena umat Islam tidak bersatu, inilah yang diinginkan orang kafir,” sambungnya.

Karenanya, kita semua wajib mendengungkan khilafah di manapun kita berada. “Khilafah adalah fardhuhlah dan sesungguhnya dengan khilafah persoalan pertama bisa diatasi. Dan persoalan kedua yakni persatuan umat bisa dilakukan,” jelasnya. (Pizaro)

 



1 Comment

1 Comment

  1. Iwan Setiawan

    December 30, 2012 at 1:48 pm

    Satu dari 10 pembatal keislaman : Memberi dukungan kepada orang-orang musyrik dan menolong mereka untuk memusuhi kaum muslimin;
    “hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, Maka Sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [QS. Al-Maidah: 51]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Si prega di attivare i Javascript! / Please turn on Javascript!

Javaskripta ko calu karem! / Bitte schalten Sie Javascript!

S'il vous plaît activer Javascript! / Por favor, active Javascript!

Qing dakai JavaScript! / Qing dakai JavaScript!

Пожалуйста включите JavaScript! / Silakan aktifkan Javascript!