Wawancara

Franck Ribery: ‘Islam Adalah Sumber Kekuatan Saya Di Dalam Dan Luar Lapangan Sepak Bola’

Selasa 4 Rejab 1434 / 14 Mei 2013 14:25

 

franck ribery praying 268x300 Franck Ribery: ‘Islam Adalah Sumber Kekuatan Saya Di Dalam Dan Luar Lapangan Sepak Bola’

“BAYERN Munchen tanpa Franck Ribery bagaikan anak-anak tanpa seorang ibu,” itu adalah ungkapan yang sangat galib di dunia sepak bola Jerman. Mungkin berlebihan, tapi memang Ribery menjadi sosok sentral dalam keberhasilan Bayern musim ini.

Dikenal sebagai sopan, rendah hati, dan rajin sholat lima kali sehari, di mana saja dan dalam kondisi apapun, Ribery mengatakan dia memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad ini karena menemukan kedamaian dalam Islam.

Berita Ribery masuk Islam, menyeruak sejak awal 2006. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh L’Express. Majalah itu mengatakan beberapa pemain nasional Prancis yang secara teratur beribadah di sebuah masjid di Marseille selatan. Mingguan itu tidak menyebut nama secara eksplisit, tapi pernyataannya salah satunya menjurus pada Ribery. Ribery kemudian dikenal dengan nama Muslimnya Bilal Yusuf Mohammed.

Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan keselamatan. Berikut adalah wawancara dengan Ribery yang dikutip dari berbagai sumber:

Apa arti Islam buat Anda dan karir sepak bola?

Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya ke tempat yang aman dan saya menemukan Islam.

Jelaskan dengan singkat Anda itu orang yang seperti apa?

Orang mungkin belum pernah melihat pemain bola seperti saya yang suka tertawa dan bercanda. Saya orang yang sederhana dan sanga sederhana. Saya ingin menjadi teman siapa pun. Dua menit untuk berfoto dan tanda tangan untuk para penggemar sangat penting karena mereka membuat hal-hal ini benar-benar berarti.

Anda sekarang adalah seseorang yang sukses…

Atas semua yang telah saya alami, saya meresponnya dengan tenang, dan saya menyadari semua keberkahan yang yang diberikan kepada saya.

Tahun 2010, Anda diberitakan terkait skandal…

Itu sangat melukai saya, dan keluarga saya, dan semua yang dekat dengan saya.

Anda kabarnya punya bar. Ceritakan tentang bar itu….

Saya ingin bar yang mempunyai konsep yang agak berbeda dengan bar biasanya. Bar saya bernama “O’ Shahiz” diambil dari nama kedua anak perempuan saya Shahinez dan Hizya. Bar saya hanya menyediakan minuman jus saja. [sa/islampos/r-islam/dailymail/um-bs]

 

 

Redaktur: Saad Saefullah



Peluang